Latest Post

KADER PAN ADALAH WISANGGENI JAMAN REFORMASI


Sabtu 24 Agustus 2013, Partai Amanat Nasional Kab. Bekasi dan warga Perumahan Graha Prima RW 16, Desa Mangunjaya, Kec. Tambun Selatan mengadakan acara syukuran hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 68 dan Halal Bihalal dengan mengadakan pagelaran wayang kulit yang megah dengan lakon Wisanggeni lahir.

PENINGKATAN KWALITAS JALAN BOULEVARD PERUMAHAN VILLA BEKASI INDAH I


Menjelang Ramadhan 1434 H, warga perumahan Villa Bekasi Indah 1, mendapat hadiah berupa peningkatan kwalitas jalan utama, yang tadinya rusak berat sehingga menyiratkan kekumuhan perumahan tersebut sekarang beralih menjadi asri dan nyaman. Seiring dengan selesainya pembangunan jalan tersebut, bertebaranlah ucapan terimakasih kepada dua Anggota dewan Fraksi PAN yaitu H. Buyung Iksal anggota dewan DPRD Provinsi Jawa Barat dan Muhammad Jamil anggota dewan DPRD Kab. Bekasi,  yang  telah berhasil memperjuangkan aspirasi warga Villa Bekasi Indah 1.

BUYUNG IKSAL : "PAN Lebih Peduli Membangun Generasi Muda yang Mandiri, Mapan, Berketerampilan dan Berjiwa Wirausaha"




Dalam kehidmatan suasana Puasa bulan ramadhan, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Buyung Iksal S.Sos mengadakan kunjungan ke tempat Pelatihan Bidang Kompetensi Keahlian Elektronika dan Welding (las) yang diselenggarakan oleh Partai Amanat Nasiona (PAN) DPC Tambun Selatan yang diprakarsai Ketua DPC PAN Tambun Selatan Bpk. Maryono '(Beliau juga sebagai Caleg DPRD Kab. Bekasi Dapil 3 Tambun Selatan di Pemilu 2014).


H. Buyung Iksal S.Sos berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar mempergunakan kesempatan tersebut guna menambah keterampilan dan pengetahuan di bidang elektronika dan welding, agar keterampilan yang mereka dapat dalam pelatihan tersebut sebagai bekal mereka dalam menyongsong masa depan mereka agar lebih mandiri dan berani berwirausaha.


KUNJUNGAN ANGGOTA DPRD F-PAN PROV. JAWA BARAT (H. BUYUNG IKSAL) KE PASAR KAGET


Pak Buyung Iksal mendengarkan keluh kesah seorang nenek, salah satu pedagang pisang pada kesempatan tersebut pak Buyung Iksal membeli pisang dari pedagang tersebut

Cuaca cerah di hari itu, aktivitas warga di tempat tersebut cukup ramai dengan suasana yg khas di lokasi pasar. Pada hari Minggu pagi tanggal 02 Juni 2013 sekitar jam 06:00 pagi anggota DPRD F-PAN Provinsi Jawa Barat H. Buyung Iksal S.Sos mengunjungi salah satu pasar kaget di wilayah Tambun Selatan Kab. Bekasi yaitu Pasar Kaget Villa 2, aktivitas di pasar kaget tersebut hampir tiap hari cukup ramai sebagai tempat kegiatan usaha perekonomian masyarakat sekitar, dengan adanya pasar tersebut warga sekitar dapat membuka usaha sehingga dapat meningkatkan perekonomian mereka.

H. Buyung Iksal mengunjungi para pedagang di pasar kaget tersebut, tampak  beliau sedang  berbincang dengan salah satu pedagang dan didampingi oleh Ketua DPC Tambun Selatan (Maryono) dan Muhammad Yasin

H. Buyung Iksal diapit oleh salah satu pedagang yang cukup sukses di  lokasi tersebut yaitu Bpk. Suwignyo dan isteri, mereka adalah salah satu pedagang yang menjadi anggota Koperasi Bina Warga Sejahtera, mereka mengharapkan pemerintah khususnya PAN dapat membantu modal usaha mereka untuk meningkatkan usahanya

Bincang-bincang H. Buyung Iksal dengan beberapa pedagang di  pasar kaget tersebut


Pada acara tersebut H. Buyung Iksal S.Sos berkesempatan bertatap muka dan berbicara langsung dengan para penggiat usaha mikro tersebut sambil mendengarkan keluh kesah para pedagang di lokasi pasar kaget tersebut, mereka minta perhatian pemerintah untuk membantu mereka dalam hal modal usaha untuk meningkatkan dan mengembangkan usahanya. Dan H. Buyung Iksal S.Sos berjanji akan memperhatikan keluh kesah tersebut dengan membantu menambah modal usaha mereka melalui Koperasi yang ada di wilayah tersebut, H. Buyung Iksal S.Sos mengharapkan para pedagang agar menjadi anggota Koperasi, dimana dengan masuknya mereka menjadi anggota koperasi diharapkan koperasi dapat memberikan tambahan modal usaha untuk pengembangan usaha mereka agar kesejahteraan dan taraf hidup mereka menjadi sejahtera.
Anggota DPRD PAN Prov Jawa Barat, H. Buyung Iksal S.Sos adalah anggota dewan  yang merakyat tampak beliau berpoto dengan nenek salah satu pedagang di pasar kaget tersebut, turut mendampingi dalam poto tersebut adalah Ketua DPC Tambun Selatan / Maryono (paling kanan), Bpk. Malik Ibrahim / Ketua RW 046 dan Bpk. Muhammad Yasin sebagai Ketua Koperasi Bina Warga Sejahtera (kiri)

Kunjungan H. Buyung Iksal S.Sos ke lokasi pasar kaget di Villa Bekasi Indah 2 Tambun Selatan
Selain mengunjungi pasar kaget yang ada di villa bekasi indah 2, pada kesempatan tersebut Bpk. H. Buyung Iksal mengunjungi / meninjau langsung lokasi Turap Kali di Kali Villa dua yang saat ini dalam proses pengerjaan.





Seperti kita ketahui pada tanggal 06 Februari 2013, Bpk. Maryono (Ketua DPC PAN Tambun Selatan), Bpk. Purwaka dan Bpk. Ali (Anggota DPD PAN Kab. Bekasi) mendampingi petugas survey turap kali dari PEMDA Kab. Bekasi, pada waktu itu mereka melakukan survey dan pengukuran lokasi kali yang akan diturap. Alhamdulillah dan Puji Tuhan pada saat ini Proses Turap Kali tersebut telah terlaksana dan dalam pengerjaan, pada awalnya turap kali di sungai / kali villa tersebut adalah suatu mimpi warga agar lingkungannya bersih dan rapih namun saat ini mimpi tersebut menjadi kenyataan dan warga pun dengan sangat bahagia menyambut baik pekerjaan turap kali tersebut. Diharapkan dengan adanya turap kali tersebut kondisi lingkungan kali menjadi rapih dan terhindar dari abrasi sungai yang tiap tahun semakin lebar saja.

Pada kesempatan tersebut Anggota DPRD F-PAN Prov. Jawa Barat Bpk. H. Buyung Iksal S.Sos berbicara di depan Ketua RW 046 dan seluruh warga RW 046 khususnya dan seluruh warga Villa Bekasi Indah 2 pada umumnya agar mengontrol dan mengawasi pekerjaan turap kali tersebut agar dilakukan dengan baik dan sesuai speknya karena semua biaya turap kali tersebut berasal dari uang rakyat melalui pajak dan pendapatan daerah lainnya, dan bila telah selesai turap kali tersebut diharapkan seluruh warga dapat menjaganya dengan tidak membuang sampah ke kali dan bertanggung jawab menjadi kebersihan lingkungannya agar tercipta lingkungan yang sehat, bersih dan asri.

Turut mengiringi kunjungan H. Buyung Iksal S.Sos ke pasar kaget dan peninjauan lokasi turap kali villa tersebut yaitu Ketua DPC PAN Tambun Selatan Bpk. Maryono, beliau adalah Caleg DPRD Kab. Bekasi Dapil III Tambun Selatan yang akan maju di Pemilu Legislatif 2014 nanti. Hadir pula para pengurus DPD PAN Kab. Bekasi yaitu Purwaka Wiprabawa, Jemi Riswana, Muhammad Iqbal Husaini, para kader Muhammad Yasin, Widji, Saiin dan lainnya.

Tampak sebelum mengunjungi lokasi pasar kaget, Pak Dewan Buyung sedang mencicipi sarapan pagi lontong sayur didampingi oleh Ketua RW 046 Bpk. Malik Ibrahim


SUNAWAN : "REVITALISASI PASAR SUKATANI HARUS SECEPATNYA DIREALISASI"

Sunawan (kanan) Anggota DPRD F-PAN Kab. Bekasi : "Pasar Sukatani harus secepatnya direvitalisasi"

Aggota DPRD Fraksi PAN Sunawan mengharapkan PEMDA Kab. Bekasi secepatnya dapat merevitalisasi dua pasar di Cikarang karena kondisinya sudah rusak, demikian harapannya setelah meninjau kedua pasar tersebut.
Anggota komisi B DPRD Kab. Bekasi inipun menambahkan bahwa team lelang dari eksekutif telah di bentuk dan kini revitalisasi tersebut telah memasuki tahap pelelangan. Diharapkan kedua pasar ini yaitu pasar Cikarang dan pasar Sukatani dapat di revitalisasi tahun ini juga, untuk itu pedagang diharapkan kesabarannya Insya Allah harapan para pedagang dapat terealisasi, komisi B terutama Fraksi PAN akan terus berjuang agar harapan pedagang terkabul, demikian ujarnya.
Fraksi PAN sangat mendukung dan terus memperjuangkan perbaikan atau revitalisasi pasar tradisional agar tidak kalah bersaing dengan supermarket dan hypermarket, Karena dalam pasar tradisional banyak menampung hasil kerja rakyat kecil maupun pelaku usaha mikro. Sunawan yang sangat perhatian terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan inipun menambahkan bahwasanya pasar tradisional harus tetap dijaga kelestariannya karena banyak menyangkut hajat hidup masyarakat kalangan bawah.
Sunawan optimistis jika progress saat ini akan memasuki tahap pelelangan, maka realisasi revitalisasi bisa dilaksanakan tahun ini. Ia juga meminta pada tim lelang untuk terus melanjutkan tahapan agar realisasi tidak meleset kembali seperti tahun-tahun sebelumnya.
Tim lelang sudah dibentuk dan ketuanya Pak Sekda (Sekretaris Daerah), jangan sampai diulur-ulur lagi harus cepat terealisasi, serunnya jangan seperti yang lalu, sudah dianggarkan namun tidak terealisasi diharapkan juga setelah kedua pasar itu dibangun nantinya dapat ditawarkan dan digunakan oleh pedagang dengan harga yang terjangkau, jangan terlalu mahal sehingga yang memiliki kios malah para bos yang tidak berdagang , demikian harapannya
Sementara dari hasil tinjauan ke Pasar Cikarang, sambung Sunawan, seluruh pedagang meminta untuk secepatnya dilakukan revitalisasi. Kata dia, kondisi bangunan yang rusak sertapenataan yang amburadul mengakibatkan sepinya pembeli.
Sudah banyak kios yang ditinggal pedagang karena bangunannya sudah ada yang rusak. Memang sudah seharusnya direvitalisasi, kalau lama-lama pedagangnya bisa pergi semua karena sepi pembeli. Kondisi itu juga sama seperti di Pasar Sukatani,” ungkapnya dengan prihatin.

Hasil peninjauan ke Pasar tersebut memang memprihatinkan dan membuat gundah Sunawan, berapa banyak tenaga harus kehilangan mata pencahariannya bila pasar sepi pembeli dan tentu saja pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya sangat terganggu.
Anggota fraksi PAN yang satu ini memang sangat concern terhadap pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan tenaga kerja bagi masyarakat, karena akan meningkatkan taraf hidup rakyat demikian ujarnya.

Sumber : Radar Bekasi

ACARA SILATNAS / TEMU KADER PARTAI AMANAT NASIONAL








Silatnas PAN kali ini dihadiri oleh seribuan lebih kader PAN se Jawa Barat – Banten dan DKI Jakarta di PRJ Kemayoran Hall B pada Hari Minggu 17 Februari 2013 . Dari jam 8 pagi seluruh kader PAN sudah mulai berdatangan diarena silatnas PAN. Terutama kader PAN dari Kab.Bekasi berangkat karena silatnas setiap DPC PAN Se Kab.Bekasi menggunakan 1 (satu ) Bis per 1 ( satu ) DPC.
Acara silatnas kali ini juga yang dihadiri seluruh Anggota DPRD Kab.Bekasi dan Anggota DPRD Prov.Jawa Barat dari Fraksi PAN . H.Buyung Iksal selaku anggota DPRD Prov.Jawa Barat mengatakan acara silatnas kali ini
1.      untuk mensolidkan kader PAN sampai akar rumput untuk meraih dukungan rakyat Indonesia terhadap PAN . sehingga PAN bisa menjadi pemenang pemilu 2014 nanti, sehingga dapat mencalonkan Hatta Rajasa sebagai Presiden RI.
2.       hasil survey yang menunjukan PAN hanya mendapatkan 1% bisa terpatahkan jika seluruh kader PAN mau berkerja keras dan bahu membahu dalam meraih dukungan rakyat terhadap PAN.

Reportase : Affif Ardilla

"8 TERDEPAN" PIDATO KETUA UMUM PAN HATTA RAJASA SAAT SILATURAHMI / TEMU KADER PAN - 8 TERDEPAN






Berikut ini adalah penjabaran lengkap 8 Pandangan PAN yang disampaikan oleh Hatta Rajasa:

1. Kita perlu kebersamaan untuk mencapai tujuan. Semua yang membentuk Indonesia, semua yang menjadikan Indonesia, semua yang menjadi fondasi Indonesia harus tak bisa terusik eksistensinya oleh apapun, oleh siapapun di sepanjang dan semua zaman. Naskah pembukaan UUD 1945 dan Pancasila adalah elemen konstitusi Indonesia yang harus kita pertahankan dengan segala ongkos dan tantangannya.


2. Indonesia adalah sebuah bangsa yang dibangun berdasarkan nasionalisme di atas konstruksi masyarakat multietnik dan multikultural. Itu berarti, Indonesia sesungguhnya dibentuk oleh dua hal beda yang menjadi satu yang tak terpisahkan yaitu nasionalisme dan multikulturalisme. Indonesia memerlukan nasionalisme sebagai dasar untuk membentuk nation state yang eksistensinya menjadi relevan karena hadirnya sentimen sejarah dan kehendak untuk bersatu mencapai cita-cita dan tujuan bersama. Sebaliknya Indonesia juga memerlukan ruang yang memungkinkan terpeliharanya rasa identitas dan kesetiaan kolektif, demi, dan untuk, atas nama Bhinneka Tunggal Ika.


3.  Indonesia tengah mengalami megaperubahan. Desentralisasi harus menjadi kata kunci membangun negara kita.Kita mengalami perubahan di tiga wilayah sekaligus. Di ruang negara, perubahannya berlangsung untuk memastikan adanya: Pertama, Pemisahan atau pembagian kekuasaan antara lembaga yudikatif, legislatif, dan eksekutif, guna menghindari dominasi kekuasaan di satu lembaga terhadap yang lainnya. Kedua, Penegasan oleh negara akan hak-hak dasar warga negara, kebebasan dan kemerdekaan berserikat, hak untuk memperoleh pelayanan dasar dan sejumlah hak sosial dan hak kultural lainnya. Ketiga, pembagian dan kekuasaan dan kewenangan diantara pusat dan daerah, haruslah bertujuan terlayaninya secara efektif pelayanan publik, good governance di semua lembaga publik.Korupsi harus dijadikan musuh bersama sebagai bangsa ini.Di ruang pranata civil society, agenda perubahannya adalah melakukan transformasi sosial untuk menciptakan sejumlah kualitas yang menggambarkan hadirnya masyarakat dengan statuta sosial yang kuat, plural, terbuka, serta berkesediaan untuk saling membagi.Kehadiran demokrasi yang beretika dan bermartabat, menjadi keharusan. Kebebasan bukanlah tak terbatas, harus ada ruang untuk menghormati hak-hak orang lain. Demokrasi memang memerlukan partai politik yang tangguh, tapi juga memerlukan good civil society dan kita memerlukan the greatest man untuk mengawal perjalangan hidup bangsa ini.


4. Di ruang pasar, agenda perubahannya tidak saja mendorong terjadinya pasar yang terbuka namun juga pasar yang adil. Not only a free market, but also a fair market. Tidak saja sebuah ekonomi yang berorientasi keluar, tapi juga ekonomi yang berorientasi ke dalam. Tidak hanya ekonomi yang mengejar pertumbuahan semata, namun juga pemerataan yang bersifat inklusif dan tidak hanya mempraktikkan ekonomi yang terbuka dan maju, namun juga ekonomi yang dapat menjamin kemandirian dan ketahanan pokok berdasarkan prinsip sustainable dan pembangunan yang berpihak pada pemerataan, mengurangi kemiskinan, dan pengangguran serta prinsip menjaga kelestaran lingkungan. Perspektif kebangsaan dalam megaperubahan yang kita dorong terletak pada ownership, kepemilikan atas semua hak kemajuan yang telah kita capai tanpa kita terasing dalam perubahan itu sendiri. Dalam konteks inilah kita tidak percaya prinsip neoliberalisme dan pasar bebas karena cenderung tidak menghadirkan keadilan. Sebuah mekanisme pasar, yang tidak mampu mengontrol keserakahan. Pasar bebas tidak mampu memperbaiki distorsi pada dirinya, diperlukan kehadiran negara, untuk melindungi yang lemah, untuk melindungi yang tidak mampu, tidak hanya berpihak pada yang kuat. Keadilan harus dihadirkan bagi semua.


5. Keadilan seosial bagi seluruh rakyat indonesia. Justice for all harus kita wujudkan. Tidak boleh lagi terjad ketimpangan dan ketidakadilan. Anugerah sumber daya alam yang disediakan oleh Allah SWT harus dinikmat bersama-sama, bukan hanya dinikmati oleh sekelompok tertentu saja. Kita tak boleh mendiskriminasi kelompok suku, etnik, daerah, maupun agama. Kelompok besar tidak boleh memonopoli penguasaan sumber daya alam, pengabaian terhadap prinsip-prinsip fundamental ini akan mengakibatkan munculnya dan berkembangnya ketidakharmonisan yang bisa berujung pada disintegrasi nasional. Tak mungkin kita biarkan kemiskinan justru ada pada sumber-sumber kekayaan alam yang tersebar di bumi Indonesia. Tak mungkin kita biarkan ketidakadilan, penguasaan lahan persawahan. Tak mungkin kita biarkan hukum tanpa keadilan, tak mungkin kita biarkan korupsi terus menjadi menyengsarakan rakyat, tak mungkin kita biarkan nelayan tak berlayar dan tak bisa melaut, petani tak berdaya oleh pangan impor, petani kita harus berkebun di tanahnya sendiri. Keadilan atas lahan harus kita wujudkan. Dan yang penting, tak boleh di bumi ini, kartel menguasai pangan yang merupakan hajat hidup orang banyak. Kita harus akhiri era upah buruh yang murah, sambil kita tetap menjaga iklim usaha yang sehat.


6. Membangun kemandirian bangsa secara konsisten. Kemandirian bangsa harus dimaknai sebagai kemampuan dan ketahanan yang dimiliki oleh bangsa tersebut untuk tetap bersaing secara global. Kita harus mampi mengambil peran-peran strategis dan dominan dalam setiap kompetisi yang ada. Melalui peran-peran strategis dan dominan itulah posisi tawar bangsa kita semakin diperhitungkan. Untuk mewujudkan sebuah negara yang mandiri harus memiliki daya saing yang tinggi melalui pendekatan sumber daya manusia, kreativitas dan inovasi dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Keduanya adalah variabel penting dalam proses transformasi sosial yang sangat menentukan ciri, tatanan, dan struktur ekonomi, sosial budaya, dan politik di masa depan. Kreativitas dan inovasi ini merupakan esensi fundamental dalam meningkatkan daya saing bangsa. Sebuah bangsa mandiri adalah bangsa yang mampu menghidupkan kehidupannya sejajar dan sederajat dengan bangsa-bangsa lain di belahan bumi.


7. Kita memerlukan kaji ulang terhadap cara kita mengelola kekayaan alam. Tidak boleh sumber-sumber kekayaan alam dikelola oleh sekelompok orang tertentu saja.Keadilan harus ditegakkan.Renegosiasi kontrak yang tidak adil harus kita lakukan.Hak-hak negara berupa royalti, divestasi, nilai tambang, dan keikutsertaan peran masyarakat harus diwujudkan. Kita harus menghentikan ekspor bahan mentah karena hanya akan membuat bangsa kita menjadi lemah. Kita harus membangun industri-industri untuk memproses bahan mentah menjadi bernilai tambah, disamping meningkatkan lapangan kerja juga membangun kemandirian bangsa. Tidak mungkin kita biarkan negara kita tergantung pada negara lain secara absolut. Kita harus membangun kedaulatan dan swasembada pangan.Sejarah mencatat, tidak ada negara yang unggul di dunia ini tanpa memilik kemandirian pangan.Kita harus berdaulat dan mandiri di bidang energi, kita harus tingkatkan kesejahteraan petani, nelayan, buruh, TNI, POLRI, guru, dan PNS.Kita harus berantas korupsi, praktik-praktik politik dan ekonomi tidak sehat, kartel, mark-up, semua harus kita hilangkan.Momen yang tepat bagi bangsa ini untuk membenahi semuanya secara transparan dan akuntabel.Agar rakyat bisa diberikan keleluasaan untuk menikmati kehidupannya dengan baik.


8. Pentingnya program perlindungan sosial. Mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah penting, akan tetapi menjaga agar tidak menimbulkan kesenjangan sosial, juga amat penting. Untuk itu diperlukan program-program bantuan dan perlindungan sosial untuk melindungi dan memberdayakan masyarakat yang lemah. Strategi pembangunan untuk semua harus betul kita wujudkan. Negara harus hadir dalam program afirmatif untuk melindungi yang lemah. Kita bersyukur. Kita telah menghadirkan kredit usaha rakyat tanpa jaminan. PNPM Mandiri, beras untuk masyarakat miskin, program beasiswa, BOS, dan semua program-program perlindungan sosial tersebut harus kita kawal, karena begitu banyak penyimpangan-penyimpangan yang terjadi sehingga rakyat tidak dapat menikmati. Oleh karena itu, kita meminta kepada seluruh kader PAN untuk memberikan pengawalan kepada seluruh program-program perlindungan sosial di seluruh daerah Tanah Air kita.


Ketua Umum PAN Hatta Rajasa di saat acara Temu Kader PAN Nasional di JIEXPO Hall B Kemayoran, tampak sebelah kanan Zainal Abidin (kader PAN Tambun Selatan)

Berikut ini adalah penjabaran lengkap 8 Pandangan PAN yang disampaikan oleh Hatta Rajasa:

1. Kita perlu kebersamaan untuk mencapai tujuan. Semua yang membentuk Indonesia, semua yang menjadikan Indonesia, semua yang menjadi fondasi Indonesia harus tak bisa terusik eksistensinya oleh apapun, oleh siapapun di sepanjang dan semua zaman. Naskah pembukaan UUD 1945 dan Pancasila adalah elemen konstitusi Indonesia yang harus kita pertahankan dengan segala ongkos dan tantangannya.


2. Indonesia adalah sebuah bangsa yang dibangun berdasarkan nasionalisme di atas konstruksi masyarakat multietnik dan multikultural. Itu berarti, Indonesia sesungguhnya dibentuk oleh dua hal beda yang menjadi satu yang tak terpisahkan yaitu nasionalisme dan multikulturalisme. Indonesia memerlukan nasionalisme sebagai dasar untuk membentuk nation state yang eksistensinya menjadi relevan karena hadirnya sentimen sejarah dan kehendak untuk bersatu mencapai cita-cita dan tujuan bersama. Sebaliknya Indonesia juga memerlukan ruang yang memungkinkan terpeliharanya rasa identitas dan kesetiaan kolektif, demi, dan untuk, atas nama Bhinneka Tunggal Ika.


3. Indonesia tengah mengalami megaperubahan. Desentralisasi harus menjadi kata kunci membangun negara kita. Kita mengalami perubahan di tiga wilayah sekaligus. Di ruang negara, perubahannya berlangsung untuk memastikan adanya: Pertama, Pemisahan atau pembagian kekuasaan antara lembaga yudikatif, legislatif, dan eksekutif, guna menghindari dominasi kekuasaan di satu lembaga terhadap yang lainnya. Kedua, Penegasan oleh negara akan hak-hak dasar warga negara, kebebasan dan kemerdekaan berserikat, hak untuk memperoleh pelayanan dasar dan sejumlah hak sosial dan hak kultural lainnya. Ketiga, pembagian dan kekuasaan dan kewenangan diantara pusat dan daerah, haruslah bertujuan terlayaninya secara efektif pelayanan publik, good governance di semua lembaga publik. Korupsi harus dijadikan musuh bersama sebagai bangsa ini. Di ruang pranata civil society, agenda perubahannya adalah melakukan transformasi sosial untuk menciptakan sejumlah kualitas yang menggambarkan hadirnya masyarakat dengan statuta sosial yang kuat, plural, terbuka, serta berkesediaan untuk saling membagi. Kehadiran demokrasi yang beretika dan bermartabat, menjadi keharusan. Kebebasan bukanlah tak terbatas, harus ada ruang untuk menghormati hak-hak orang lain. Demokrasi memang memerlukan partai politik yang tangguh, tapi juga memerlukan good civil society dan kita memerlukan the greatest man untuk mengawal perjalangan hidup bangsa ini.


4. Di ruang pasar, agenda perubahannya tidak saja mendorong terjadinya pasar yang terbuka namun juga pasar yang adil. Not only a free market, but also a fair market.Tidak saja sebuah ekonomi yang berorientasi keluar, tapi juga ekonomi yang berorientasi ke dalam. Tidak hanya ekonomi yang mengejar pertumbuahan semata, namun juga pemerataan yang bersifat inklusif dan tidak hanya mempraktikkan ekonomi yang terbuka dan maju, namun juga ekonomi yang dapat menjamin kemandirian dan ketahanan pokok berdasarkan prinsip sustainable dan pembangunan yang berpihak pada pemerataan, mengurangi kemiskinan, dan pengangguran serta prinsip menjaga kelestaran lingkungan. Perspektif kebangsaan dalam megaperubahan yang kita dorong terletak pada ownership, kepemilikan atas semua hak kemajuan yang telah kita capai tanpa kita terasing dalam perubahan itu sendiri.Dalam konteks inilah kita tidak percaya prinsip neoliberalisme dan pasar bebas karena cenderung tidak menghadirkan keadilan.Sebuah mekanisme pasar, yang tidak mampu mengontrol keserakahan.Pasar bebas tidak mampu memperbaiki distorsi pada dirinya, diperlukan kehadiran negara, untuk melindungi yang lemah, untuk melindungi yang tidak mampu, tidak hanya berpihak pada yang kuat.Keadilan harus dihadirkan bagi semua.


5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Justice for all harus kita wujudkan. Tidak boleh lagi terjad ketimpangan dan ketidakadilan. Anugerah sumber daya alam yang disediakan oleh Allah SWT harus dinikmat bersama-sama, bukan hanya dinikmati oleh sekelompok tertentu saja. Kita tak boleh mendiskriminasi kelompok suku, etnik, daerah, maupun agama. Kelompok besar tidak boleh memonopoli penguasaan sumber daya alam, pengabaian terhadap prinsip-prinsip fundamental ini akan mengakibatkan munculnya dan berkembangnya ketidakharmonisan yang bisa berujung pada disintegrasi nasional. Tak mungkin kita biarkan kemiskinan justru ada pada sumber-sumber kekayaan alam yang tersebar di bumi Indonesia. Tak mungkin kita biarkan ketidakadilan, penguasaan lahan persawahan. Tak mungkin kita biarkan hukum tanpa keadilan, tak mungkin kita biarkan korupsi terus menjadi menyengsarakan rakyat, tak mungkin kita biarkan nelayan tak berlayar dan tak bisa melaut, petani tak berdaya oleh pangan impor, petani kita harus berkebun di tanahnya sendiri. Keadilan atas lahan harus kita wujudkan. Dan yang penting, tak boleh di bumi ini, kartel menguasai pangan yang merupakan hajat hidup orang banyak. Kita harus akhiri era upah buruh yang murah, sambil kita tetap menjaga iklim usaha yang sehat.


6. Membangun kemandirian bangsa secara konsisten. Kemandirian bangsa harus dimaknai sebagai kemampuan dan ketahanan yang dimiliki oleh bangsa tersebut untuk tetap bersaing secara global. Kita harus mampi mengambil peran-peran strategis dan dominan dalam setiap kompetisi yang ada. Melalui peran-peran strategis dan dominan itulah posisi tawar bangsa kita semakin diperhitungkan. Untuk mewujudkan sebuah negara yang mandiri harus memiliki daya saing yang tinggi melalui pendekatan sumber daya manusia, kreativitas dan inovasi dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Keduanya adalah variabel penting dalam proses transformasi sosial yang sangat menentukan ciri, tatanan, dan struktur ekonomi, sosial budaya, dan politik di masa depan. Kreativitas dan inovasi ini merupakan esensi fundamental dalam meningkatkan daya saing bangsa. Sebuah bangsa mandiri adalah bangsa yang mampu menghidupkan kehidupannya sejajar dan sederajat dengan bangsa-bangsa lain di belahan bumi.


7. Kita memerlukan kaji ulang terhadap cara kita mengelola kekayaan alam. Tidak boleh sumber-sumber kekayaan alam dikelola oleh sekelompok orang tertentu saja. Keadilan harus ditegakkan. Renegosiasi kontrak yang tidak adil harus kita lakukan. Hak-hak negara berupa royalti, divestasi, nilai tambang, dan keikutsertaan peran masyarakat harus diwujudkan. Kita harus menghentikan ekspor bahan mentah karena hanya akan membuat bangsa kita menjadi lemah. Kita harus membangun industri-industri untuk memproses bahan mentah menjadi bernilai tambah, disamping meningkatkan lapangan kerja juga membangun kemandirian bangsa. Tidak mungkin kita biarkan negara kita tergantung pada negara lain secara absolut. Kita harus membangun kedaulatan dan swasembada pangan. Sejarah mencatat, tidak ada negara yang unggul di dunia ini tanpa memilik kemandirian pangan. Kita harus berdaulat dan mandiri di bidang energi, kita harus tingkatkan kesejahteraan petani, nelayan, buruh, TNI, POLRI, guru, dan PNS. Kita harus berantas korupsi, praktik-praktik politik dan ekonomi tidak sehat, kartel, mark-up, semua harus kita hilangkan. Momen yang tepat bagi bangsa ini untuk membenahi semuanya secara transparan dan akuntabel. Agar rakyat bisa diberikan keleluasaan untuk menikmati kehidupannya dengan baik.


8. Pentingnya program perlindungan sosial. Mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah penting, akan tetapi menjaga agar tidak menimbulkan kesenjangan sosial, juga amat penting. Untuk itu diperlukan program-program bantuan dan perlindungan sosial untuk melindungi dan memberdayakan masyarakat yang lemah. Strategi pembangunan untuk semua harus betul kita wujudkan. Negara harus hadir dalam program afirmatif untuk melindungi yang lemah. Kita bersyukur. Kita telah menghadirkan kredit usaha rakyat tanpa jaminan. PNPM Mandiri, beras untuk masyarakat miskin, program beasiswa, BOS, dan semua program-program perlindungan sosial tersebut harus kita kawal, karena begitu banyak penyimpangan-penyimpangan yang terjadi sehingga rakyat tidak dapat menikmati. Oleh karena itu, kita meminta kepada seluruh kader PAN untuk memberikan pengawalan kepada seluruh program-program perlindungan sosial di seluruh daerah Tanah Air kita.

Oleh : Muhammad Iqbal Husaini


RAKOR DPC & DPD KAB. BEKASI JELANG PILGUB JAWA BARAT



Bekasi : Minggu, 10 februari 2013, DPD PAN Kab.Bekasi  di Pasar Bersih dilaksanakan rapat Koordinasi kepengurusan DPD dan DPC se kab. Bekasi dalam rangka PILGUB  Jabar 24 Februari 2013 nanti.Hadir pula Anggota Fraksi PAN  DPRD Kab. Bekasi( Saudara bang Sunawan, bang MuhtadiMuntaha dan Bang Daeng Muhammad ) dan saudaraku Bang Buyung IksalAnggota DPRD Prov. Jawa Barat  dari Fraksi PAN . 
Rakor juga selain membahas pemenangan PILGUB Jawa Barat 24 Februri nanti juga persiapan PILEG 2014 , rakor dihadiri ratusan kader dan Fungsionaris PAN Kab.Bekasi .
Ketua DPD PAN Kab.Bekasi bang H.Daeng Muhammad,SE memberikan instruksi kepada seluruh pengurus DPC PAN Se Kab.Bekasi untuk bekerja keras dan cerdas memenangkan pasanganDede Yusuf – Lex Laksamana dengan cara mensosialisasikan kedua pasangan no. 3 ini ke Masyarakat. Sebagai kader PAN kita harus tunduk dan taat terhadap keputusan DPP karena ini adalah cermin dari soliditas PAN. DPD PAN Kab.Bekasi tidak akan ragu untuk mempersilahkan pengurus PAN yang tidak mendukung pasangan no.3 sesuai keputusan DPP bahkan mendukung dan memenangkan pasangan yang tidak diusung oleh PAN, untuk keluar dari PARTAI AMANAT NASIONAL demikian orasi ketua DPD PAN Kab. Bekasi ini dengan berapi api . 


Buyung Iksal mengungkapkan bahwa PAN yang mengusung Dede Yusuf – Lex Laksamana , gunakan PILGUB sebagai pemanasan mesin parpol menjelang PILEG 2014.  Hasil PILGUB JABAR INI akan menjadi indicator apakah  kader PAN solid serta komitment masyarakat yang telah dipenuhi aspirasinya tidak lupa atas perjuangan PAN, untuk itu perlu diperhatikan hasil disetiap TPS terutama di tempat tempat aspirasi masyarakat melalui fraksi PAN di perjuangkan oleh kader PAN TELAH terealisasi. KEMENANGAN PASANGAN NO 3  pasangan DELMAN merupakan salah satu indkatornya.

Buyung iksal memberikan informasi bahwa tanggal 12 februari 2013 adalah jadwal kampanye pasangan Dede  Yusuf – Lex Laksamana  di Kab.Bekasi. Setiap DPC PAN di instruksikan  untuk bersiap melakukan pengrahan masa di tanggal tersebut. Kampanye akan dimulai dari  SGC, dilanjutkan pasar Tambun selatan setelah itu lapangan disamping  Koramil Tambun Selatan.

Afif Ardilla / Purwaka

KONG JAMI MASUK DALAM PERDA PROVINSI JAWA BARAT




Kong Jami adalah nama seorang tua tinggal di desa  Jejalenjaya, RW 03 RT 02, rumahnya dipinggir selokan irigasi, diantara rumah dan selokan ada jalan setapak untuk inspeksi saluran irigasi yang dari jaman sebelum merdeka hingga tahun 2011 becek dan sulit dilalui ketika hujan. Namun dalam tahun 2012 telah di cor beton sehingga mudah dilewati kendaraan bermotor . yang menarik adalah ketika memasukan nomenklatur di APBD Provinsi Jawa Barat, jalan ini harus diberi nama apa ya..? pilah pilih sekdes Jejalenjaya Bpk. Aan Hanafi dan ketua RW 03 Bpk. Tarzan, menyepakati nama jalan tersebut adalah jalan Kong Jami, nama orang yang paling sepuh tinggal di pinggir kali tersebut.




Pengecoran jalan ini bersamaan dengan renovasi kantor desa Jejalenjaya yang sudah rusak hingga layak bahkan indah sebagai kantor desa. Pada tahun 2012 desa Jejalenjaya  mendapat bantuan dana pembangunan sebesar Rp 200 juta yang dialokasikan untuk renovasi dan perbaikan sarana jalan perkampungan.
Masuknya aspirasi masyarakat desa Jejalenjaya dalam APBD provinsi Jawa barat adalah berkat perjuangan wakil mereka yaitu saudaraku Buyung Iksal sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa barat, yang telah bertugas melaksanakan tupoksinya yaitu menyerap dan memerjuangkan aspirasi masyaraakat. Tak pelak kegembiraan warga dan staf desa menyambut dikabulkannya aspirasi mereka dan sebagai ungkapan terimakasih, mereka mengundang Buyung Iksal untuk meresmikan penggunaan kantor desa yang telah di renovasi tersebut. Selamat kepada warga Jejalenjaya yang telah memiliki kantor desa yang layak.

WARGA GRAHA PRIMA SATRIAJAYA DUSUN III TERKESAN DENGAN PRESTASI BUYUNG IKSAL



Mengawali tahun baru 2013, warga perumahan Graha Prima desa Satriajaya Dusun III yaitu RW 05,06,07,08,09,010,011,012 dan RW 013, mengundang anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, saudaraku Buyung Iksal S.Sos.  dalam rangka menghaturkan terimakasih mereka atas diperjuangkannya aspirasi masyarakat oleh Buyung Iksal, demikian disampaikan ketua Panitia pembangunan Dusun III desa Satriajaya Tambun Utara Kab. Bekasi, Bapak Wagiman, dalam sambutannya diacara syukuran pada hari Sabtu tanggal 5 Januari 2013 yang digelar di jalan utama yang baru Di cor beton… lebih jauh  disampaikan bahwa dalam tahun 2012 telah terealisasi pembangunan yang merupakan aspirasi warga sebesar Rp 1.170.000.000,- untuk itu beliau mewakili warga Dusun III sangat terkesan dengan kinerja dewan yang satu ini yang tidak kenal lelah memperjuangkan aspirasi warga walaupun dalam PILEG Tahun 2009 mereka tidak memilihnya. Namun kinerja Buyung Iksal telah terbukti dan InsyaAllah warga dusun III  berharap suadaraku  Buyung Iksal akan tetap menjadi wakil mereka di DPRD Provinsi jawa Barat, agar aspirasi mereka terus berlanjut diperjuangkan dan terealisasikan, karena masih banyak yang harus dibenahi dan diperlukan oleh warga.
Apa saja aspirasi masyarakat desa Satriajaya Dusun III yang berhasil diperjuangkan dan terealisasi dalam APBD Provinsi Jawa Barat  tahun anggaran 2012.  ? adalah sebagai berikut.
1.    Pembangunan sekretariat RW 08, Graha Prima Blok IC        Pagu Anggaran Rp 50 juta
2.    Pembangunan sekretariat RW 09, Graha Prima Blok ID        Pagu Anggaran Rp 50 juta
3.    Pembangunan sekretariat RW 10, Graha Prima, Blok IE        Pagu Anggaran Rp 50 juta
4.    Pembangunan sekretariat RW 07, Graha Prima, Blok IA        Pagu Anggaran Rp 50 juta
5.    Perbaikan jalan lingkungan (0,15 X 5 X 118 meter)
 RW 08, Graha Prima, Blok IC                    Pagu Anggaran Rp 150 juta
6.    Perbaikan jalan lingkungan (0,15 X 5 X 169 meter)
 RW 08, Graha Prima, Blok IC                    Pagu Anggaran Rp 200 juta
7.    Perbaikan jalan lingkungan (0,25 X 6 X 170 meter)
 RW 08, Graha Prima, Blok IC                    Pagu Anggaran Rp 500 juta
8.    Perbaikan jalan lingkungan KP Bendungan RW 05        Pagu Anggaran Rp 50 juta
9.    Perbaikan jalan lingkungan KP Bendungan RW 06        Pagu Anggaran Rp 50 juta
10.    Kelompok Budidaya Unggas Entog, Satriajaya Makmur,
 KP Bendungan RT 03 RW 05,                     sebesaqr     Rp 20 juta

Dalam acara nan semarak ini hadir pula para ketua RW dan Sekdes desa Satriajaya Bpk. Masda serta kadus III Bp.Slamet Sribono. Hadir pula pengurus DPC PAN Tambun Utara Bpk. Margono dan serta wakil ketua DPD PAN Kab. Bekasi  Purwaka.
Dalam sambutannya, saudaraku Buyung Iksal menyampaikan bagaimana lika liku memperjuangkan aspirasi warga dan Insya Allah apabila Allah Ridho dan masyarakat mendukung apabila beliau masih dipercaya sebagai anggota dewan provinsi Jawa Barat tahun 2014 – 2019 yang akan datang, beliau akan terus memperjuangkan aspirasi yang diharapkan warga. Masih banyak jalan lingkungan dan jalan utama yang harus diperbaiki, penanggulangan banjir yang disebabkan oleh aliran kali Jambe yang terhambat sampah dan konstruksi jembatan yang tidak memadai serta posyandu dan berbagai fasilitas sosial lainnya.
Dalam acara yang singkat ini diakhiri dengan ramah tamah di rumah Bpk. H.Mujiyo salah satu Ketua RW di desa Satriajaya yaitu RW 08 Dusun III.


 
Support : Design by Maskolis | Modify by Kader Amanah
Proudly powered by Blogger
www.pan-kabbekasi.com
Copyright © 2011. DPD PAN KABUPATEN BEKASI - All Rights Reserved